Effect Salju

Bintang (cursor)

Paijo Speed (Cursor)

Seiring Kekuatan Besar Datang Tanggung Jawab Besar

Seiring Kekuatan Besar Datang Tanggung Jawab Besar

10 November 2016

Tanda-tanda BOSS 'Amatir'

Jika bos kamu memiliki tanda-tanda berikut ini, berarti dia masih amatir untuk jadi seorang pemimpin. | Via: bintang.com



 Risiko seorang bawahan pasti memiliki atasan yang berbeda-beda sifat dan watak. Paling apes kalau ternyata atasan kamu masih amatiran dalam menjalankan posisinya. Dilansir dari bintang.com, ada beberapa tanda yang bisa kamu kenali kalau atasan kamu amatir atau tidak. Jika bos kamu memenuhi atau memiliki sebagian besar kriteria ini, mending pertimbangkan untuk pindah kantor karena dijamin karir kamu gak bakal maju jika dia masih jadi pemimpin. Bertahan juga boleh, tapi yang sabar, ya, hehehehe...... Seperti apa ciri-ciri bos amatir? Simak penjelasannya di bawah ini.

1. Berusaha menyenangkan semua orang. Hati-hati dengan boss model begini. Jangan terlalu bangga jika kamu tiba tiba-diberi sesuatu oleh dia, siapa tau itu beban bagimu dikemudian hari. Dia penjilat tingkat tinggi. Apa yang dia berikan padamu bisa saja dia akan mengambil hak mu dikemudian hari, entah melalui reword kamu, entah melalui fee kerja kamu atau bahkan bisa saja melalui gaji pokok kamu dengan cara menguranginya sekaligus tanpa kamu sadari atau dengan pengentahuan kamu secara langsung. Lebih baik batasi pergaulanmu dengannya. Tak perlu bermanis-manis dengannya. Cukup selesaikan pekerjaanmu dan pekerjaan yang dia minta, selebihnya jangan pernah menjalin pertemanan.

2. Ucapan dan keinginannya berbeda-beda tiap hari. Sebentar A dan sebentar B. Tidak konsisten pada pemikirannya. Dia mengikuti keinginannya tanpa mempedulikan apakah idenya itu bisa diterima oleh banyak orang. Karna apa yang dia ucapkan tidak pernah tertulis, sehingga hampir semua diantara kita tidak akan pernah bisa membantah dan mengembalikan ucapannya. Padahal didalam manajemen diharuskan semua secara tertulis agar dari pihak pimpinan maupun bawahan bisa sama-sama tau dan ketika ada kesalahan di salah satu pihak bisa segera mengingatkan dengan mudah


















4. Tidak suka kritikan, tidak mendengarkan solusi lain, dan tidak suka dibantah. Pemimpin yang baik akan menganalisa kenapa pegawainya membantah dia. Namun pemimpin amatiran bakal diliputi emosi dan terkadang ada beberapa yang main pecat tanpa kompromi. Pemimpin amatir juga berpura-pura mendengarkan solusi namun solusi sebaik apapun bakal 'mentah' di tangannya. Bahkan ada juga pemimpin yang ketika mendapatkan kritikan tidaklah secara langsung mengakui melainkan memberikan semprotan-semprotan kepada bawahannya dengan mencari-cari alasan.
 5. Anti pegawai yang cerdas dan kritis. Ciri pemimpin amatir yakni belum mampu membuat kecerdasan dan kritis karyawan menjadi 'aset' penting untuk kemajuan perusahaan. Menurut dia kecerdasan dan kritis merupakan ancaman kelangsungan perusahaan. Bisa jadi gara-gara kecerdasan kamu, karir kamu jalan di tempat.

26 September 2016

PEMIMPIN, BUKAN RAJA


 


Menjadi pemimpin sejatinya adalah pelayan bukan penguasa atau RAJA. Menjadi pemimpin berarti menjadi pelayan bagi bawahan (karyawan) dalam suatu organisasi atau perusahaan. Seorang pemimpin harus mengabdi juga kepada perusahaan yang dipimpinnya bukan membusungkan dadanya, seolah di yang berada paling atas dalam suatu organisasi atau perusahaan. 

Namun hal ini tidak diimplementasikan dengan baik dan benar oleh beberapa pemimpin yang saya temui dalam suatu organisasi atau perusahaan. Sebaliknya beberapa pemimpin tersebut lebih terkesan bahwa dia adalah BOSS, orang yang berwenang dalam segala hal, menjadikan bawahan (Karyawan) adalah budaknya selayaknya dia adalah RAJA yang hanya bisa memerintah.

Namun anehnya dia tidaklah berani mengambil tindakan dalam mengatasi resiko yang ada yang dialami oleh organisasi atau perusahaannya. Bukankah yang namanya pemimpin itu seharusnya juga mampu menjadi penyelesai resiko, bukakah yang namanya pemimpin itu justru lebih berpengalaman dibanding bawahannya (Karyawannya).

Menurut definisi saya, bahwa pemimpin itu sebelum dia menjadi pemimpin dia sudah banyak mengalami apa yang dialami oleh bawahannya (Karyawannya). Sehingga segala masalah atau resiko yang akan dihadapi minimal berani melakukan tindakan dalam pengambilan keputusan untuk penyelesaian masalah atau resiko.



 


 

31 Mei 2016

SEHAT ITU MURAH, SAKIT ITU MAHAL




Betapa murahnya biaya hidup sehat. Hanya saja yang sulit itu adalah kemalasan agar senantiasa setia untuk mengatur pola hidup yang memenuhi standar kesehatan. Sakit itu memang mahal, tetapi tak sedikit yang lebih memilih membayar mahal untuk sakit. Tidak percaya?

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/tamam.malaka/sehat-itu-murah-sakit-itu-mahal_54f83ce2a333112e5e8b48e6

Betapa murahnya biaya hidup sehat. Hanya saja yang sulit itu adalah kemalasan agar senantiasa setia untuk mengatur pola hidup yang memenuhi standar kesehatan. Sakit itu memang mahal, tetapi tak sedikit yang lebih memilih membayar mahal untuk sakit. Tidak percaya? Hidup sehat yang tanpa biaya misalnya adalah jalan kaki rutin setiap pagi. Dalam buku Geoff Nicholson, Lost Art of Walking, bahkan jalan kaki bukan memiliki manfaat secara kesehatan fisik, tetapi juga secara psikologis, dan hubungan sosial. Secara kesehatan fisik, dapat mengatur berat badan, tekanan darah sehingga kurangi resiko terkena stroke, kanker payudara, diabetes dan masih banyak lagi. Sedangkan secara psikologis, jalan kaki dapat menjernihkan pikiran dan merdeka dari stress. Pasalnya, jalan kaki mampu menimbul relaksasi diri dan memunculkan kegembiraan (mood). Secara sosial, jalan-jalan kaki dapat menjadikan seseorang berinteraksi dengan orang lain. Lebih-lebih interaksi sosial dapat membuang jenuh dan kesepian yang dapat menyebabkan seseorang stress dan pikiran mudah bosan. Hal lain adalah dapat menikmati kindahan alam sekitar yang tentu saja dapat menyegarkan pikiran. Cara lain untuk memperkokoh kesehatan adalah dengan mengosumsi buah-buahan. Jelas, harga buah-buahan tidaklah mahal. Negeri kita sejatinya adalah surganya buah-buahan. Segala jenis pohon buah dapat mudah tumbuh. Misalnya saja adalah buah pepaya. Pepaya memilih banyak sekali manfaat. Dilansir dari doktersehat.com, mengosumsi pepaya dapat Memperkuat tulang dan gigi. Pada sisi daun, pepaya memiliki kandungan alami yang dapat memperkuat tulang dan gigi. Daun pepaya juga dapat mengatasi tekanan darah tinggi. Dijelaskan situs dokter ini, untuk menurunkan tekanan darah tinggi, dengan cara merebus lima lembar daun pepaya dengan setengah liter air. Minum air rebusan tersebut dengan menambahkan gula tau madu sebagai pemanis. Penyakit lain yang dapat diluluhkan dengan pepaya adalah demam berdarah dan kanker. Dilansir dari resepminumankesehatan.blogspot.com, biji pepaya memiliki manfaat menjaga kesehatan ginjal. Berikutnya adalah buah pisang. Dijelaskan di doktercantik.com, pisang dapat melindungi tubuh dari penyakit radang perut. Manfaat lainnya adalah untuk jantung dan saraf. Kandung kalium yang tinggi dari pisang, amat penting untuk memperbaiki kontraksi otot dan memiliki peranan besar dalam memompa jantung normal secara teratur dari pencernaan dan gerakan otot. Buah lainnya adalah bual tomat. Dilansir dari anneahira.com, mengutip penelitian Dr. Jhon Cook Bennet, tomat berfungsi menyembuhkan penyakit gangguan pencernaan, diare, penyakit empedu, memulihkan fungsi liver, dan mencegah kolera.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/tamam.malaka/sehat-itu-murah-sakit-itu-mahal_54f83ce2a333112e5e8b48e6
Betapa murahnya biaya hidup sehat. Hanya saja yang sulit itu adalah kemalasan agar senantiasa setia untuk mengatur pola hidup yang memenuhi standar kesehatan. Sakit itu memang mahal, tetapi tak sedikit yang lebih memilih membayar mahal untuk sakit. Tidak percaya? Hidup sehat yang tanpa biaya misalnya adalah jalan kaki rutin setiap pagi. Dalam buku Geoff Nicholson, Lost Art of Walking, bahkan jalan kaki bukan memiliki manfaat secara kesehatan fisik, tetapi juga secara psikologis, dan hubungan sosial. Secara kesehatan fisik, dapat mengatur berat badan, tekanan darah sehingga kurangi resiko terkena stroke, kanker payudara, diabetes dan masih banyak lagi. Sedangkan secara psikologis, jalan kaki dapat menjernihkan pikiran dan merdeka dari stress. Pasalnya, jalan kaki mampu menimbul relaksasi diri dan memunculkan kegembiraan (mood). Secara sosial, jalan-jalan kaki dapat menjadikan seseorang berinteraksi dengan orang lain. Lebih-lebih interaksi sosial dapat membuang jenuh dan kesepian yang dapat menyebabkan seseorang stress dan pikiran mudah bosan. Hal lain adalah dapat menikmati kindahan alam sekitar yang tentu saja dapat menyegarkan pikiran. Cara lain untuk memperkokoh kesehatan adalah dengan mengosumsi buah-buahan. Jelas, harga buah-buahan tidaklah mahal. Negeri kita sejatinya adalah surganya buah-buahan. Segala jenis pohon buah dapat mudah tumbuh. Misalnya saja adalah buah pepaya. Pepaya memilih banyak sekali manfaat. Dilansir dari doktersehat.com, mengosumsi pepaya dapat Memperkuat tulang dan gigi. Pada sisi daun, pepaya memiliki kandungan alami yang dapat memperkuat tulang dan gigi. Daun pepaya juga dapat mengatasi tekanan darah tinggi. Dijelaskan situs dokter ini, untuk menurunkan tekanan darah tinggi, dengan cara merebus lima lembar daun pepaya dengan setengah liter air. Minum air rebusan tersebut dengan menambahkan gula tau madu sebagai pemanis. Penyakit lain yang dapat diluluhkan dengan pepaya adalah demam berdarah dan kanker. Dilansir dari resepminumankesehatan.blogspot.com, biji pepaya memiliki manfaat menjaga kesehatan ginjal. Berikutnya adalah buah pisang. Dijelaskan di doktercantik.com, pisang dapat melindungi tubuh dari penyakit radang perut. Manfaat lainnya adalah untuk jantung dan saraf. Kandung kalium yang tinggi dari pisang, amat penting untuk memperbaiki kontraksi otot dan memiliki peranan besar dalam memompa jantung normal secara teratur dari pencernaan dan gerakan otot. Buah lainnya adalah bual tomat. Dilansir dari anneahira.com, mengutip penelitian Dr. Jhon Cook Bennet, tomat berfungsi menyembuhkan penyakit gangguan pencernaan, diare, penyakit empedu, memulihkan fungsi liver, dan mencegah kolera.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/tamam.malaka/sehat-itu-murah-sakit-itu-mahal_54f83ce2a333112e5e8b48e6
Betapa murahnya biaya hidup sehat. Hanya saja yang sulit itu adalah kemalasan agar senantiasa setia untuk mengatur pola hidup yang memenuhi standar kesehatan. Sakit itu memang mahal, tetapi tak sedikit yang lebih memilih membayar mahal untuk sakit. Tidak percaya?

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/tamam.malaka/sehat-itu-murah-sakit-itu-mahal_54f83ce2a333112e5e8b48e6



http://paijospeedappraiserhighwayjateng.blogspot.co.id/ 



http://www.kompasiana.com/tamam.malaka/sehat-itu-murah-sakit-itu-mahal_54f83ce2a333112e5e8b48e6


copy from : Kompasiana